Kamis, 13 Maret 2014

Kerendahan hati akan mengangkat derajat orang tersebut

Buat apa mengaku berilmu tinggi kalau anda tinggi hati ? Kalau tumpukan kitab/buku/paper yang anda pelajari tidak bisa melembutkan hati anda untuk menghormati orang lain, dan menyayangi sesama, pasti ada sesuatu yang salah pada diri anda? Al-Quran menyebutnya dengan istilah"ka matsalil khimar yahmilu asfaran" (QS 62:5).

Seorang alim pergi bertandang ke suatu tempat, dan menebar ilmunya, ketika dia beranjak pulang, ilmu yang disampaikannya boleh jadi lebih banyak masuk kuping kanan dan keluar dari kuping kiri, atau boleh jadi apa yang disampaikannya terlalu sulit untuk dipahami jamaahnya, namun yang melekat di sanubari mereka adalah kerendahan hati dan kesantunan sang alim. Itulah buah ilmu yang bisa dinikmati oleh semua jamaah.

Kalau besok-besok anda berjumpa dengan seorang yang gelarnya berderet, penampilannya intelek, gayanya kayak orang pintar namun sibuk menyalah-nyalahkan orang lain, memaki orang yang berbeda pendapat dengannya, dan merasa seolah-olah hanya pendapat dialah yang paling benar, ingatlah ilustrasi yang Allah berikan di atas"seperti keledai yang membawa tumpukan kitab". Ilmunya tidak ada manfaatnya sama sekali.

#refleksi #introspeksi #cermin

= Prof. Nadirsyah Hosen =

Sumber FB: Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar